Keindahan Pantai Sawarna Surga Tersembunyi di Kabupaten Lebak, Banten

Keindahan Pantai Sawarna, Banten, yang terletak di sebuah desa bernama Sawarna di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, belum banyak diketahui publik.
Pantai ini terletak di pinggiran hutan Perhutani dan dipagari oleh Samudra Hindia, sehingga menjadikannya tertutup oleh pandangan masyarakat dan belum banyak dikunjungi oleh wisatawan. Walaupun demikian dari foto-foto yang beredar di dunia maya membuat semakin penasaran dan ingin menyambangi pantai yang mempesona dengan pasir putihnya.

Akses Menuju Pantai Sawarna

Sebetulnya akses utama menuju lokasi tersebut dapat di tempuh dengan mudah oleh kendaran roda empat melalui jalur Pandeglang–Malingping–Bayah atau dapat juga melalui jalur Pelabuhan Ratu–Cisolok.
Ketika memasuki kota Malingping pemandangan indah nan mempesona akan mulai tampak keindahan pantai Sawarana, dan membuat decak kagum yang melihat. Hamparan pesisir pantai di sebelah kiri jalan, dipadu dengan sawah pertanian yang menghijau di sebelah kanan jalan.
Memasuki desa Bayah, pemandangan pun berganti dengan pemandangan hutan tropis.

Desa Sawarna yang dipagari hutan tropis, membuat kebanyakan orang tidak tahu keberadaan desa Sawarna, karena akses jalan yang minim petunjuk, sampai dengan letak jantung desa dari jalan utama masih berjarak 6 km menuju desa tersebut.

Sejarah Desa Sawarna

Sawarna memiliki sejarah masa lalu yang cukup menarik, dari asal muasalnya sampai dengan menjadi salah satu tempat wisata unggulan di Lebak-Banten.
Di desa ini terdapat sebuat kuburan tua dengan tinggi sekitar 1 meter berbentuk persegi, tempat bersemayamnya jasad seorang kebangsaan Belanda bernama Jean Louis van Gogh. Jean Louis van Gogh ini adalah sepupu dari Vincent van Gogh (pelukis pasca impresionis Belanda yang sangat terkenal). Makam terbengkalai ini baru ditemukan tepat setelah pemugaran provinsi Banten tahun 2000-an.

Pada tahun 1907 Jean Louis membuka hutan belantara Tanjung Layar – Ciantir untuk dijadikan perkebunan kelapa seluas 54 hektare. Akhirnya memperkerjakan banyak penduduk pribumi namun kebanyakan dari luar Banten, seperti dari jawa tengah dan sekitarnya.
Seiring berjalannya waktu, jumlah perkerja yang semakin banyak, maka terbentuklah kelompok penduduk, yang kemudian membentuk sebuah perkampungan yang diberi nama Sawarna.

Berbagai Obyek Wisata Sekitar Pantai

peta kawasan desa wisata Sawarna

Kawasan Pantai Sawarna dimulai dari Pantai Pulo Manuk Sampai Pantai Karang Taraje.
Beberapa obyek wisata yang berada di sepanjang Pantai Sawarna antara lain:

Pantai Tanjung Layar

Pantai Tanjung Layar merupakan wisata unggulan yang dimiliki Sawarna, tempat yang wajib dikunjungi saat liburan ke Sawarna. Yang menjadi ciri khas dari pantai ini yaitu terdapat sepasang karang berukuran raksasa yang bentuknya menyerupai layar kapal yang sedang terkembang, itu sebabnya tempat ini diberi nama Tanjung Layar.

Pantai Ciantir (Pasir Putih)

Pantai Ciantir merupakan pantai di Sawarna dengan hamparan pasir putih terpanjang, ombak yang besar cocok untuk olahraga selancar (surfing), namun tetap aman untuk berenang karena sudah ada penanda daerah yang berbahaya dan daerah mana yang aman untuk berenang. Pantai ini sudah ada tower pemantau dari tim life guard yang siap mengarahkan, memantau serta menyelamatkan.

Pantai Legon Pari

Pantai ini memiliki pasir dengan karakteristik lebih lembut, air laut yang biru, dan ombaknya pun cendrung lebih tenang, sangat cocok jadikan tempat berenang. Jumlah wisatawan yang mengunjungi tempat ini masih sedikit karena minimnya informasi serta aksesnya yang cukup jauh.

Pantai Karang Taraje

Pantai Karang Taraje merupakan Pantai Sawarna yang memiliki pemandangan karang yang menakjubkan. Meski begitu, untuk sampai ke pantai ini tidaklah mudah.

Pantai ini terdiri dari batuan karang besar yang saling bertumpukan yang menyerupai tangga(‘tangga’ dalam bahasa sunda taraje), untuk sampai ke pantai ini harus berjalan sekitar 15 menit dari Pantai Legon Pari

Pantai Karang Beureum

Dinamakan Karang Beureum, karena batu karang yanng berwarna kemerahan. Tempatnya hampir sama dengan Karang Taraje, karang mendominasi setiap sudut pantai ini, namun jumlah dan ukuran karangnya relatif tidak terlalu besar. Karang di pantai ini banyak ditumpuhi lumut yang licin, jadi harus berhati – hati ketika berjalan diatasnya.

Penutup

Membicarakan potensi keindahan pantai Sawarna tidak ada habisnya, karena geomorfologinya yang unik, kalian selain mendapatkan pemandangan pasir putih juga karang, dan goa-goa.
Ada beberapa goa yang bisa kalian jelajahi, yaitu Pantai Goa Langir, Goa Seribu Candi, Goa Kenekes, dan Goa Harta Karun.

Untuk mengembangkan potensi wisata, maka Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak mengembangkan Desa Sawarna menjadi Desa Wisata. Sekarang ini sudah tersedia juga penginapan dan hotel yang siap menerima kunjungan wisatawan untuk menikmati keindahan pantai Sawarna, surga tersembunyi di ujung barat Pulau Jawa.

Semoga bermanfaat

Satu pemikiran pada “Keindahan Pantai Sawarna Surga Tersembunyi di Kabupaten Lebak, Banten”

Tinggalkan komentar