Wacana Gubernur DKI Tandingan Salahi Konstitusi

ahok1

JAKARTA, inibangsaku.com – Hingga kini perseteruan antara Plt Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dengan ormas Front Pembela Islam (FPI) tak kunjung usai. Secara tegas FPI menolak Ahok memimpin DKI Jakarta.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menilai wacana  FPI yang ingin membuat Gubernur tandingan merupakan langkah yang bertentangan dengan konstitusi. Jila hal itu dilakukan oleh FPI maka hal tersebut telah keluar dari konstitusi.

Apapun yang dilakukan tidak boleh keluar dari konstitusi. Semua sudah ada aturannya,” ujar Muhaimin saat dijumpai usai menghadiri ultah Partai Nasdem ke – 3 di DPP Nasdem, Selasa (11/11).

Mantan menteri tenaga kerja dan transmigrasi ini menambahkan, FPI seharusnya tidak mempersoalkan naiknya Ahok sebagai gubernur, kata dia hal itu terjadi lantaran mekanisme aturannya yang memang demikian.

“Kalau gubernur berhalangan atau mengundurkan diri secara otomatis, wakilnya akan jadi gubernur. Ketentuannya memang seperti itu,” ujarnya.

Muhaimin menambahkan, yang menjadi kekhawatiran oleh FPI dan yang lainnya tentulah terkait dengan toleransi umat beragama. Namun kata dia, Ahok sebagai pemimpin harus dapat menyatukan toleransi umat beragama

“Ya harus bisa. Kalau gak bisa berarti ia bukan pemimpin,” demikian Muhaimin. (IB/Bahaudin Marcopolo)

Tags

You may also like...

0 thoughts on “Wacana Gubernur DKI Tandingan Salahi Konstitusi”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<