Tidak Ada Alasan Tunda Pengumuman Kabinet

Jokowi_1

JAKARTA, inibangsaku.com – Pemerhati hukum tata negara Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (SIGMA) Muhammad Imam Nasef menilai tertundanya pengumuman susunan kabinet Joko Widodo-Jusuf Kalla tidak mempunyai alasan kuat.

Melalui keterangan pers yang diterima redaksi, Jumat (24/10) Nasef menjelaskan waktu yang dimiliki oleh Presiden Jokowi untuk menggunakan hak prerogatifnya memilih dan menentukan para menteri dalam  menjalankan roda pemerintahan sebenarnya sangat memadai, terhitung sejak KPU menetapkan hasil Pilpres 2014 pada tanggal 22 Juli 2014 yang lalu sampai dengan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada tanggal 20 Oktober 2014 kemarin.

“Presiden memiliki waktu kurang lebih 90 hari atau sekitar 3 bulan. Jangka waktu 90 hari itu tentunya sudah sangat memadai untuk menyusun postur kabinet dan menyeleksi serta memilih calon-calon menteri yang akan menduduki jabatan menteri dalam kabinet itu,” kata Nasef.

Lebih lanjut penggiat demokrasi yang juga tergabung dalam Forum Pasca Sarjana Hukum Teta Negara Universitas Indonesia (Forpas HTN UI) menambahkan jika alasan penundaan pengumuman kabinet dipicu  adanya sejumlah nama calon menteri yang dinilai KPK bermasalah setelah dilakukannya verifikasi.  Maka sebenarnya Presiden Jokowi harus dapat mengantisipasinya dengan mengajukan nama-nama calon menteri yang telah dipilih untuk diverifikasi oleh KPK jauh-jauh hari sebelum pelantikan.

Kemudian adanya proses permintaan pertimbangan ke DPR akibat perubahan nomenklatur terhadap sejumlah kementerian dalam susunan kabinet yang dibentuk Presiden Jokowi tidak dapat dijadikan alasan. Betul bahwa merujuk Pasal 17 ayat (4) UUD 1945 juncto Pasal 19 UU 39/2008 tentang Kementerian Negara, pengubahan kementerian akibat adanya pemisahan atau penggabungan kementerian dilakukan dengan pertimbangan DPR, akan tetapi kekosongan jabatan (vacum of power) menteri untuk jangka waktu yang relatif lama juga tidak dapat dibenarkan karena berpotensi mengganggu jalannya pemerintahan bahkan berpotensi menimbulkan instabilitas pemerintahan dalam hal terjadi kondisi-kondisi yang tak terduga yang membutuhkan peran menteri untuk mengatasi dengan segera kondisi-kondisi tersebut.

“Sementara menteri yang bertanggung jawab atas hal itu belum ada. Persoalan penundaan pengumuman susunan kabinet akibat kurang baiknya manajemen waktu Presiden Jokowi jangan sampai menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi rakyat Indonesia,” demikian Nasef. (IB/Bahaudin Marcopolo)

Tags

You may also like...

0 thoughts on “Tidak Ada Alasan Tunda Pengumuman Kabinet”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<