The Tielman Brothers Pengaruhi Musik Rock Dunia

tielman_brothers

Nama Tielman Brothers sudah terkenal di tahun 1950-an dengan musik yang disebut orang sebagai Indorock. Tielman yang asli Indonesia namun berimigrasi ke Belanda ini meramu musik Indonesia dengan musik barat plus akar pada musik keroncong. Genre ini mewabah di Eropa bahkan beramai-ramai musisi Eropa mulai memainkannya. Tak berlebihan bila kemudian sangat mempengaruhi alur musik yang dibawakan oleh the Beatles dan Jimi Hendrix. Sayangnya empat pemuda ini tidak dianggap sebagai perintis musik rock.

 

Tielman Brothers adalah Reggy, Ponthon, Andy dan Loulou yang mempopulerkan genre musik ini. Namun ada keyakinan bahwa sebenarnya sudah ada beberapa grup lainnya yang pernah membawakan genre ini. Tielman Brothers berawal dari Surabaya tempat mereka awalnya bermukim. Ayah mereka Herman adalah perwira dalam dinas ketentaraan Belanda-Indonesia atau KNIL. Reggy, Ponthon, Andy dan Loulou, termasuk adik kecil mereka Jane, sangat dekat dengan musik karena ayah mereka mengajari bermain musik. Bahkan keempat bocah cilik itu mampu memainkan lagu Tiger Rag dan 12th Street Rag yang sulit dimainkan untuk bocah seusia mereka di depan pesta keluarga.

 

Dari sekedar pesta keluarga, kemudian diundang pesta rekan-rekan ayahnya, mereka kemudian sudah melakukan performa dari panggung ke panggung. Ketika itu nama yang dipakai adalah The Timor Rhytm Brothers. Nama mereka sudah cukup populer pada masa awal kemerdekaan. Bahkan mereka pernah bermain di depan presiden Sukarno. Namun ketika terjadi nasionalisasi, Herman memilih membawa keluarganya ke Belanda dengan alasan bahwa di tanah Eropa kehidupan keluarganya akan lebih terjamin. Terutama pendidikan bagi anak-anaknya.

 

Karena kemampuan musikalitas mereka itu, keluarga Tielman dapat bertahan di tempat penampungan mereka di Breda. Mereka berhasil membuat semua orang terpukau dengan permainan musik mereka itu. Mereka masih menggunakan nama The Timor Rhytm Brothers untuk manggung, namun perlahan mereka kemudian menggantinya dengan The Four Tielman Brothers atau The 4 T’s. Mereka pun manggung di luar Breda seperti di Kamp Lunetten di Vught dan De Cosmopoliet.

 

Penampilan yang mengukir nama mereka terjadi di Expo 58, Atomium di Brussels, Belgium. Kala itu panggung kebanyakan diisi oleh para musisi yang membawakan musik Hawaii yang memang tengah populer. Kehadiran The Four Tielman Brothers ini adalah untuk mengisi waktu jeda selama 20 menit. Namun hasil yang mereka dapatkan sangat luar biasa. Mereka memberikan tontonan rock n’ roll yang luar biasa. Penampilan mereka yang bisa dikatakan sangat akrobatik itu membuat penonton tertegun.

 

Penampilan mereka kemudian membawa popularitas yang begitu luas di Eropa. Ini membuat Hans Joachim Kulenkamp dan Peter Frankenfeld, adalah host TV populer di Jerman TV, membawa mereka ke layar TV dan premier film Paprika. Namun aksi pertama mereka di Jerman direkam dalam gelaran Plankenkaffee Kosschenhaschen di Mannheim pada awal bulan Januari 1959. Direkam oleh Hessischer Rundfunk yang membawanya ke dalam siaran TV Jerman pada 27 Januari 1959. Dua setelah penanyangan mereka diajak bermain dalam premier film Paprika di Hotel Deutsches Theater di München. Dari perjalanan panggung itu membawa mereka ke dapur rekaman di bawah label Bovema. Single yang dirilis itu menjadi salah satu single yang tercatat dalam sejarah musik pop Belanda.

 

Popularitas mereka semakin terangkat dengan kehadiran mereka di layar TV. Nomor-nomor seperti Black Eyes atau Rollin’ Rock menjadi lagu signature mereka. Aksi Andy yang memainkan gitar dengan kaki, gigi atau di belakang leher menjadi tontonan yang menarik. Juga ketika Pothon memainkan bass betotnya dengan posisi tidur, begitu juga Loulou yang berakrobat dengan drum setnya. Sayangnya pengaruh yang mereka buat itu tak menjadikan mereka tercatat dalam sejarah musik dunia.

You may also like...

0 thoughts on “The Tielman Brothers Pengaruhi Musik Rock Dunia”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<