Rieke Dyah Pitaloka: Tidak Mudah Berantas Mafia Migas

rieke_dyah1

JAKARTA, inibangsaku.com – Mantan kandidat Gubernur Jawa Barat yang juga politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Rieke Dyah Pitaloka enggan berkomentar banyak terkait kebijakan presiden Joko Widodo yang menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Sebelumnya Rieke berteriak lantang menolakan kenaikkan harga BBM. Namun kini ia tidak banyak bicara dan hanya meminta Presiden Joko Widodo bersama dengan pembantunya untuk lebih serius memberantas mafia minyak dan gas (migas) dalam tubuh Pertamina.

“Saya tidak lagi bicara dalam posisi menolak atau mendukung kenaikan BBM. Tidak bisa pengelolaan energi hanya ramai saat keputusan BBM naik atau tidak, ke depan ada langkah progresif yang kita tunggu,” ujar Rieke di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (19/11).

Lebih lanjur Rieke menjelaskan, untuk memberantas mafia migas bukan perkara mudah. Sebab praktek mafia dalam tata kelola migas di tanah air melibatkan banyak pihak dan bukan hanya terpusat di Petral semata.

“Bukan bicara hanya bubarkan Petral dan sebagainya, ada permainannya. Kalau kita mau jujur kesepakatan momen, perbaiki merevolusi mental tubuh Pertamina itu sendiri,” tegas dia.

Anggota DPR RI yang duduk di Komisi VII itu juga mengaku punya data tentang banyaknya perusahaan swasta yang menjadi anak perusahaan dari Pertamina. Padahal, kata dia, UUD ’45 pasal 33 jelas bahwa seluruh kekayaan alam dikelola untuk kepentingan rakyat.

“Saya bisa mengatakan dengan bukti yang Pertamina, BUMN mulai dibikin keropos di dalam anak perusahaannya, ada swasta murni, dengan alasan vendor ini itu. Sebetulnya bisa ditangani bagi direksi tertentu kenapa juga harus bikin perusahaan swasta kalau mau bikin anak BUMN dari Pertamina tidak bisa swasta murni. Saya punya bukti data berapa perusahaan yang ada dalam tubuh Pertamina,” demikian Rieke (IB/Bahaudin Marcopolo)

Tags

You may also like...

0 thoughts on “Rieke Dyah Pitaloka: Tidak Mudah Berantas Mafia Migas”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<