Rejeki Bernama Srintil

Foto: rokokindonesia
Foto: rokokindonesia

Di lereng Gunung Sindoro-Sumbing, Temanggung Jawa Tengah terhampar tanaman tembakau yang menjadi bahan pembuatan rokok dan cerutu. Daerah ini menjadi demikian istimewa karena tembakau srintilnya. Tembakau ini memiliki nilai yang sangat tinggi bisa terjual dalam jutaan rupiah per kilogramnya. Namun tembakau srintil tidak dapat dibudidayakan, jika ada petani tembakau melihat daun tembakaunya yang belum dirajang terjangkiti jamur berwarna kuning, ia mendapat rejeki nomplok.

Meskipun demikian tidak semua tembakau di daerah perkebunan itu dapat menjadi tembakau srintil, hanya dari varietas kemloko saja yang dapat berubah. Itupun bukan jaminan dapat menjadi tembakau srintil. Semua bergantung pada cuaca, jenis tanah, tanah yang baik untuk srintil adalah tanah seperti tanah liat atau disebut lincat, dan pemupukan dan biasanya tembakau srintil akan muncul saat musim kemarau dengan jumlah air yang sedikit. Ciri khas tembakau srintil sewaktu masih berada di pohon biasanya melekung atau keriting pada masa menjelang panen.

Petani tembakau yang menemukan daun tembakaunya terjangkiti jamur kekuningan itu akan menyimpannya lebih lama selama seminggu. Setelah lewat seminggu baru petani merajangnya dan biasanya srintil agak susah untuk dirajang. Biasanya ciri tembakau srintil ini berwarna cokelat gelap, harum dan memiliki kadar nikotin yang tinggi.

Menurut catatan hanya di sebelah utara wilayah ini saja yang banyak tumbuh tembakau srintil. Bahkan harga sewa lahan perkebunan di daerah itu lebih tinggi ketimbang lahan perkebunan tembakau di bagian lainnya. Usaha untuk mengembangkan tembakau srintil sudah dilakukan sejak dahulu, namun studi dan riset yang dilakukan tidak berhasil membudidayakan jenis tembakau mahal ini. Tembakau Srintil ini hanya menjadi campuran saja tidak dikonsumsi secara murni karena kadar nikotinnya yang sangat tinggi. Karena kadar yang tinggi itu, dapat membuat penghisap tembakau ini pingsan.

Tags

You may also like...

0 thoughts on “Rejeki Bernama Srintil”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<