PLN Jangan Bebankan Listrik ke Inalum

Logo listrik pintar

JAKARTA, inibangsaku.com – Setelah menolak secara halus keputusan Presiden RI, Bapak JokowiWidodo, yang diungkapan kepada pers pada hari Kamis malam tanggal 7 November 2014,  Serikat Pekerja yang tergabung dalam Industri Asahan Alumunium (Inalum) kembali  melakukan dialog kepada stakeholders terkait pada Senin (10/11).

Hal ini dilakukan setelah informasi tentang pasokan Inalum kepada PLN seperti yang
diungkapkan oleh Dirut PLN, Nur Pamudji akan ‎direalisir sebesar 300 MW. Dan ironisnya, pasokan tersebut akan diperuntukkan untuk pelanggan baru seperti Industri dan restauran tbukan untuk masyarakat
Sumatera Utara.

“Ini sudah melanggar janji dan tidak sesui dengan kepentingan masyarakat
Sumut,’ kata Ketua Serikat Pekerja Inalum, Ridwan dalam keterangan pernya, Senin (11/10).

Terkait dengan hal tersebut ia berharap  Pemerintah meninjau ulang tentang untung
ruginya yang dampaknya lebih kepada kelangsungan operasi Inalum. Hal tersebut
akan mempunyai dampak yang luas bagi kelangsungan operasi Inalum khususnya dan mitra kerja serta masyarakat sekitar.

Selain itu para sarekat kerja juga menyampaikan sikap resmi atas hal tersebut. Para Sarekat Pekerja Mendukung rencana manajemen untuk Inalum beroperasi secara penuh sesuai dengan rencana kerja perusahaan.

“Menolak rencana pemerintah supaya Inalum memberikan tambahan listrik sebesar 210 MW. Menyayangkan pernyataan Dirut PLN yang akan memberikan listrik dari Inalum untuk pelanggan industri dan perhotelan, yang sangat ironis dengan mengorbankan Inalum dan perusahaan sekitar,” demikian Ridawan (IB/Bahaudin Marcopolo)

Tags

You may also like...

0 thoughts on “PLN Jangan Bebankan Listrik ke Inalum”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<