Peradaban Kuno di Garut

cangkuang
Foto: disparbud jabar

Peradaban manusia sudah ada sejak dahulu di wilayah Garut. Garut yang dikelilingi oleh gunung-gunung; Guntur, Papandayan, Talagabodas, Galungan dan Cikuray ini menyimpan peradaban manusia dengan pengaruh Hindu, Budha dan Islam. Dalam wilayah Garut terdapat Candi Cangkuang yang terletak di pulau kecil di danau Cangkuang, Menurut para pakar sejarah purbakala, candi Cangkuang ini sudah ada sejak abad 9 – 10 M. Di area candi Cangkuang, terdapat pula makam tokoh yang sangat terkenal, Arif Muhamad.

Selain candi Cangkuang terdapat pula kompleks makam Gadog yang berada 2 km dari kota Garut ke arah Sukawening. Di kompleks pemakaman ini dimakamkan penyebar agama Islam Kian Santang. Makam ini banyak didatangi para peziarah, dan mereka harus mendakai bukit untuk mencapai makam tersebut. Sedangkan di desa Tabrig kecamatan Karangpawitan, terdapat makam dan naskah-naskah kuno. Sedangkan naskah-naskah itu saat ini masih berada pada pewaris Embah Suprono.

Untuk naskah-naskah peninggalan masa Hindu dan Budha kebanyakan ditemukan di daerah Bayongbong. Kemudian naskah-naskah pada masa Islam berada di wilayah Garut kota, Karangpawitan dan Sukawening. Untuk membedakan naskah dari masa-masa itu, biasanya dapat terbaca dari judul naskahnya. Isinya bisa menggunakan bahasa Sunda, namun dari penggunaan hurufnya berbeda. Seperti pada naskah masa Islam menggunakan huruf Arab. Dari isinya pun berbeda, biasanya naskah pada masa Islam lebih banyak tentang ajaran-ajaran Islam. Sedangkan di luar itu merupakan cerita-cerita rakyat.

Tags

You may also like...

0 thoughts on “Peradaban Kuno di Garut”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<