Mewujudkan Kesetaraan Eksekutif – Legislatif

sidang-dpr1

JAKARTA, inibangsaku.com – Politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo menuding sikap Koalisi Indonesia Hebat (KIH) pimpinan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membentuk DPR tandingan bukan hanya dipadang sebagai upaya sistematis merusak ritme DPR. Hal tersebut juga dipandang sebagai sikap KIH yang kesetaraan dalam di jajaran eksekutif dan legislatif.

“KIH tidak siap menghadapi kekalahan dan perubahan,” kata politisi yang akrab disapa Bamsoet di Jakarta, Senin (3/11).

Lebih lanjut Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar menambahkan, dengan membentuk DPR tandingan sama saja KIH bersama dengan koalisi partai politik pendukungnya ingin menguasai berbagai sektor strategis, mulai dari hulu hingga hilir.

Padalah, lanjut Bamsoet untuk mengikis perilaku korup oknum birokrat sekaligus mewujdukan pemerintahan bersih maka keseteraan di jajaran eksekutif dan legislatif mutlak diperlukan. Jika KIH berkuasa di jajaran eksekutif maka Koalisi Merah-Putih (KMP) menguasai parlemen.

“Karena itu DPR tidak boleh di bawah ketiak pemerintah,” tambah Bamsoet menegaskan.

Masih kata Bamsoet, semangat KPM untuk melakukan check and balances serta mewujudkan keseteraan di jajaran eksekutif – legislatif sengaja dihambat oleh KIH dengan membuat DPR tandingan. Sebab dalam sistemn presidensial diperlukan peran parlemen yang cukup kuat agar fungsi pengawasan berjalan dengan maksimal.

“Dan peta politik di DPR saat ini sudah ideal untuk mewujudkan kesetaraan eksekutif – legislatif,” demikian Bamsoet. (IB/Bahaudin Marcopolo)

Tags

You may also like...

0 thoughts on “Mewujudkan Kesetaraan Eksekutif – Legislatif”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<