Menikmati Gurihnya Lontong Balap

ib

IniBangsaku –  Jika berkunjung ke Surabaya, jangan hanya mencari rujak cingur. Di Kota Pahlawan, masih ada kuliner lain yang khas. Salah satunya adalah lontong balap.

Namanya memang unik. “Balap” yang disematkan pada nama makanan ini tidak terlepas dari sejarahnya. Konon, para penjaja lontong ini menggunakan pikulan untuk membawa dua kuali besar dari tanah liat. Karena berat, para pedagang mempercepat langkahnya agar cepat tiba di tempat berdagang. Selain itu, mereka pun mempercepat langkah karena ingin mendapatkan tempat berjualan yang strategis. Langkah cepat para pedagang tersebut layaknya orang yang sedang balapan. Dalam seporsi lontong balap, akan disajikan beberapa potong lontong, letho, taoge yang sudah direbus, serta disiram dengan kuah kaldu yang berisi potongan daging.

Letho adalah makanan yang bentuknya sekilas mirip bakwan. Letho dibuat dari campuran kacang tunggak dan singkong yang kemudian digoreng. Sebagai pelengkap, lontong balap akan diberi sambal petis. Sambal petis terbuat dari cabai rebus, kacang tanah, dan petis udang. Ditambahkannya sambal ini membuat rasa lontong balap menjadi semakin nikmat. Salah satu tempat di Surabaya yang terkenal dengan sajian lontong balap adalah Pasar Wonokromo. Bahkan, ada yang bilang kehadiran lontong balap berkaitan erat dengan pasar yang satu ini. Jadi, ketika berkunjung ke Surabaya, mampirlah ke Pasar Wonokromo dan nikmati lontong balap yang gurih. ( ary )

sumber : indonesiakaya.com

Tags

You may also like...

0 thoughts on “Menikmati Gurihnya Lontong Balap”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<