Masih Ada Kasus HAM Belum Selesai

jokowi-batik1

JAKARTA, inibangsaku.com – Pasca dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia ketujuh pada tanggal 20 Oktober lalu, Joko Widodo mempunyai segudang pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, salah satunya terkait persoalan pelanggaran Hak asasi Manusia (HAM) dimasa lampau.

Sebanyak 10 relawan Joko Widodo yang tergabung dalam Sekretariat Bersama (sekber) Partisipan Indonesia mendesak pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk segera menuntaskan kasus-kasus pelanggaran HAM.

“Setidaknya ada 7 kasus pelanggaran HAM berat yang harus segera diselesaikan,”kata Hendrik Sirait aktivis Aliansi Masyarakat Sipil Indonesia Hebat (Almisbat) dalam sebuah acara bertajuk ‘Pelanggaran HAM untuk diselesaikan, Bukan dilupakan’ di bilangan Cikini, Jakarta, Selasa (9/12).

Hendrik menambahkan ketujuh kasus pelanggaran HAM masa lampau itu dipandang sebagai kasus pelanggaran HAM berat. Hal tersebut sesuai dengan rekomendasi Komnas HAM.

Ketujuh kasus tersebut adalah Kekerasan Mei, Tragedi Trisakti-Semanggi, Peristiwa Talangsari, Peristiwa Wasior-Wamena, Penculikan 1998, Petrus dan Kekerasan di tahun 1965.

Tidak tuntasnya peristiwa pelanggaran HAM dimasa lampau menyuburkan impunitas. Hal tersebut diperparah dengan lemahnya penegakkan hukum.

“Maka tidak ada pilihan lain dari pemerintahan Jokowi-Kalla untuk menuntaskan kasus tersebut dan memutus mata rantai kekerasan. Hanya dengan cara tersebut, pemerintahan Jokowi-Kalla mempunyai tonggak baru yang membedakan dari pemerintahan sebelumnya,” tutup Hendrik.

Sekedar informasi Sekber Partisipan Indonesia terdiri atas : Projo, Seknas Jokowi, Almisbat, JNIB, RPJB, PIR, Duta Jokowi, Garda Pemuda NasDem, Jasmev dan Kornas. (Bahaudin Marcopolo)

Tags

You may also like...

0 thoughts on “Masih Ada Kasus HAM Belum Selesai”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<