Manuver KIH Menyeret Konflik

Bambang-Soesatyo1

JAKARTA, inibangsaku.com – Politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo mengkritik keras manuver politik Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang membentuk DPR tandingan.

Politisi yang akrab disapa Bamsoet menilai terbentuknya DPR tandingan berpotensi menimbulkan kerusakan yang sangat serius.

“Manuver KIH ini bahkan bisa menyeret pemerintahan Jokowi-JK ke pusaran konflik yang berujung pada stagnasi jalannya pemerintahan mereka,” kata Bamsoet dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis (30/10).

Manuver KIH dengan membentuk pimpinan DPR ilegal secara tidak langsung menempatkan pemerintah dalam posisi dilematis, karena KIH memaksa Jokowi-JK untuk membuat pilihan yang sangat ekstrim, yakni mengakui pimpinan DPR yang sah, atau mengakui pimpinan DPR illegal yang dibentuk koalisi Parpol pendukung mereka.

“Mengakui pimpinan DPR yang sah adalah sebuah keniscayaan konstitusional bagi Jokowi-JK,” tegas legislator asal daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah VII tersebut.

Lebih lanjut wakil bendahara umum menambahkan jilka Jokowi-JK bertindak inkonstitusional mengakui pimpinan DPR illegal bentukan KIH. Artinya, Jokowi-JK bisa berkonflik dengan pimpinan DPR yang sah. Di situlah dilema bagi Jokowi-JK. Sebab, jika menolak mengakui pimpinan DPR ilegal, akan terjadi keretakan hubungan antara Jokowi-JK dengan parpol anggota KIH. Bahkan, bukan tidak mungkin Jokowi –JK pun terperangkap dalam konflik dengan partai-partai pendukungnya.

“Lebih dari itu, medan konflik baru yang dibangun KIH akan merusak mekanisme kerjasama DPR dengan pemerintah, terutama terkait anggaran. Kalau konflik ini berlarut-larut, pemerintahan Jokowi-JK bisa mengalami stagnasi,” demikian Bamsoet. (IB/Bahaudin Marcopolo)

Tags

You may also like...

0 thoughts on “Manuver KIH Menyeret Konflik”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<