Kerajaan Islam di Sumatera (1), Kerajaan Jeumpa Cikal Bakal Kerajaan Islam

Foto: harianumum
Foto: harianumum

Berdasarkan penelitian arkeologi Kerajaan Jeumpa berada di sekitar daerah yang disebut Buket Teungku Keujruen. Di daerah tersebut banyak dijumpai berbagai peninggalan bersifat arkeologi seperti kolam mandi kerajaan, kaca jendela, porselin dan perhiasan seperti cincin dan gelang. Terdapat pula bukit yang diyakini sebagai makam Raja Jeumpa dan kerabatnya.

Menurut Hikayat Radja Jeumpa yang disadur ke dalam buku Ikhtisar Radja Jeumpa oleh Ibrahim Abduh, menyebutkan bahwa Kerajaan Jeumpa ada di abad 7 Masehi. Wilayahnya mulai dari sungai Peudada hingga Pante Kreung. Istana Jeumpa berada di daerah yang sekarang dinamakan Cot Cibrek Pinto Ubeut. Dahulu di daerah tersebut terdapat desa bernama Blang Seupeueng yang merupakan daerah pemukiman. Blang Seupeueng dan kota bandar Kuala Jeumpa dihubungan dengan sungai besar yang dapat dilayari oleh kapal dan perahu.

Seperti halnya kerajaan di Nusantara, Kerajaan Jeumpa dahulunya merupakan kerajaan Hindu, yang sudah memiliki hubungan perdagangan dengan berbagai kerajaan lainnya dari Cina, India dan Arab. Ketika seorang pedagang asal Persia datang ke Jeumpa, ia berhasil menarik perhatian orang dengan perilakunya yang sopan dan santun. Abdullah kemudian melakukan syiar Islam yang sangat diterima oleh masyarakat kerajaan itu. Iapun kemudian dinikahkan dengan putri raja bernama rata Kumala. Kelak Abdullah akan naik tahta menggantikan bapak mertuanya. Ibukota kerajaan diberi nama Bireuen yang berarti kemenangan.

Menurut silsilah sultan-sultan Melayu yang ada di Kerajaan Brunei Darussalam dan Kerajaan Sulu-Mindano, Kerajaan Jeumpa dipimpin oleh raja bernama Syahriansyah Salman atau Sasaniah Salman yang menikah dengan Putri Mayang Seuludong. Kelak anak mereka bernama Makhdum Tansyuri akan melahirkan sultan pertama Kerajaan Islam Perlak.

Seorang penelitia sejarah Aceh, Sayed Dahlan al-Habsyi, menyebutkan bahwa gelar Syahri merupakan gelar yang awal dipakai oleh keturunan Nabi Muhammad SAW di Nusantara. Nama itu diambil dari Syahri Banun, putri dari Raja Persia yang terakhir. Syahri Banun menikah dengan Sayidina Husein bin Ali. Kerajaan Perlak tidak bisa terlepas dari Kerajaan Jeumpa yang menurunkan banyak bangsawan kerajaan Islam di Melayu.

Tags

You may also like...

0 thoughts on “Kerajaan Islam di Sumatera (1), Kerajaan Jeumpa Cikal Bakal Kerajaan Islam”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<