Kejati DKI Jakarta Tetapkan Tersangka Korupsi PLN

kejati-jakarta1

JAKARTA, inibangsaku.com -‪ Setelah melakukan pendalaman Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta akhirnya menetapkan lima orang tersangka dalam dugaan korupsi pengadaan dan pelaksanaan kegiatan pembangunan gardu induk pada unit induk pembangkit dan jaringan Jawa Bali dan Nusa Tenggara di PT PLN Persero.

“Telah ditetapkan tersangka baru, berinisial Ays, yakni Sekretaris penerima barang, serta empat anggota panitia lainnya masing-masing Y, ASH, Ep, dan Yr,” ujar Kepala Kejaksaan Tinggi DKI, Adi Togarisman dalam keterangan persnya, Jakarta, Kamis (30/10).

Selain menetapkan tersangka Baru, Adi memaparkan pihak penyidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, diantaranya mantan Direktur Jenderal Anggaran I Wayan Puneh dan mantan Dirjen ESDM Heru Purnomo.
Adi menambahkan, dalam proyek yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 1,06 Triiliun tersebut, tim penyidik melakukan pengecekan fisik di lokasi pembangunan gardu yakni di Pulau Bali tepatnya di Tabanan dan Sanur.

“Setelah dicek ternyata nihil alias fiktif,” kata mantan Kapuspenkum Kejaksaan Agung ini.

Kejati DKI sudah menetapkan sembilan tersangka terkait kasus ini. Mereka yang sudah jadi tersangka diantaranya berasal dari PLN dan pihak swasta selaku pihak pelaksana proyek.

Kasus ini bermula saat PT PLN (Persero) melakukan kegiatan pembangunan sebanyak 21 Gardu Induk pada unit pembangkit dan Jaringan Jawa Bali dan Nusa Tenggara yang dananya bersumber dari APBN sebesar Rp 1.063.700 .832.087 untuk anggaran tahun 2011 sampai dengan 2013.

Sementara waktu pelaksanaan kontrak dilaksanakan pada bulan Desember 2011 hingga Juni 2013 dengan lingkup pekerjaan pengadaan pemasangan dan transportasi pekerjaan elektromekanikal dan pengadaan pemasangan dan transfortasi pekerjaan sipil. (IB/Bahaudin Marcopolo)

Tags

You may also like...

0 thoughts on “Kejati DKI Jakarta Tetapkan Tersangka Korupsi PLN”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<