Kedepan Bawaslu Fokus Tangani Sengketa Pemilu

bawaslu

YOGYAKARTA,  inibangsaku.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berharap menjadi satu-satunya lembaga yang mengurus sengketa dan penegakan hukum pemilu. 

“Ke depan, Bawaslu cukup konsentrasi pada penegakan hukum dan penyelesaian sengketa saja. Jadi,  sebaiknya satu lembaga yang menangani itu. Semua yang terkait dengan problem penegakan hukum pemilu itu sebaiknya satu lembaga. Saya kira Bawaslu siap untuk itu,” ujar Ketua Bawaslu Muhammad pada sesi “Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu dan Penyelesaian Sengketa Pemilu” dalam Orientasi Kepemiluan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Komisi Pemilihan Umum di Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (26/11). 

Dia menilai, selama sejarah pemilu sejak reormasi, terlalu banyak lembaga yang memiliki peran dan tanggung jawab terkait penegakan hukum pemilu. Selain Bawaslu, kata dia, Mahkamah Agung (MA) yang terdiri dari pengadilan negeri dan pengadilan tata usaha negara, kemudian Mahkamah Konstitusi (MK) terlibat dalam sengketa dan penegakan hukum pemilu.

Muhammad menuturkan, banyaknya lembaga yang berwenang menangani hukum pemilu justru idak efektif bagi kepastian hukum pemilu. 

“Karena, kita lihat pengalaman pemilu, karena terlalu banyak lembaga yang mengelola atau menangani pelanggaran pemilu, akhirnya keputusan bahkan bisa saja tumpang tindih sehingga tidak efektif dari segi aspek kepastian hukum,” kata Muhammad.

Ia mengatakan, untuk memindahkan kewanangan itu harus ada revisi atas Undang-Undang Pemilu dan yang terkait pemilu. Menurut dia, pihaknya telah mengomunikasikan usulan tersebut kepada Komisi II DPR. Dia berharap, DPR dapat menerima usulan tersebut.

Muhammad menilai, menjadikan Bawaslu sebagai lembaga penegak hukum pemilu saja membutuhkan waktu yang panjang. Dia menyebutkan, ada beberapa kondisi yang harus mendukung rencana itu. Di antaranya, ujar dia, KPU yang sudah benar-benar mandiri, masyarakat sipil yang kuat dan mandiri untuk menjalankan fungsi pengawasan pemilu, bahkan perguruan tinggi yang bebas dari kepentingan politik.

Sementara itu, terkait pengawasan, dia mengatakan, sejak penyelenggaraan Pemilu 2014, Bawaslu telah membagi fungsi pengawasan kepada masyarakat sipil dan perguruan tinggi. 

“Ke  depan, fungsi pengawasan itu dapat diserahkan seluruhnya kepada masyarakat sipil,” demikian Muhammad. (IB/Bahaudin Marcopolo)

You may also like...

0 thoughts on “Kedepan Bawaslu Fokus Tangani Sengketa Pemilu”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<