Keberadaan Pasar Tradisional Wajid dilestarikan

gendut

JAKARTA, inibangsaku.com – Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) mengaku akan serius mengawal janji manis Menteri Perdagangan (Mendag) Rahmad Gobel merevitalisasi 1.000 pasar tradisional sepanjang tahun 2015. 

Ketua DPP APKLI Ali Mahsun M. Biomed mengatakan bahwa pasar tradisional itu warisan budaya dan ekonomi nenek moyang bangsa Indonesia.  Lebih dari itu, sistem logistik dan intelejen perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI dari dan ada dilapak PKL dan Pasar Tradisional. 

“Maka keberadaan pasar tradisional wajib dilestarikan. Cukup 3500 pasar tradisional saja yang kolaps atas gempuran pasar modern. Dan ini harus dihentikan karena menciderai leluhur dan pahlawan bangsa Indonesia, tegas Ali di Jakarta, Kamis (27/11). 

‪Ali menambahkan Per-Agustus 2014 pasar modern yang tercatat di Kemendag RI sebanyak 23 ribu (tidak sedikit yang tidak berizin) dengan pertumbuhan rata-rata 14% per tahun. Sedangkan 3500 pasar tradisional kolaps dalam 3 tahun terakhir digempur pasar modern. Pada kurun waktu yang sama (2011-2013) Kemendag RI hanya mampu merevitalisasi 408 pasar tradisional dan 53 pasar pencontohan. 

“Untuk itu, APKLI mendesak Kemendag RI, Rahmat Gobel berani dan tegas membatasi keberadaan pasar modern dan fokus merevitalisasi pasar tradisional guna melindungi dan menguatkan ekonomi dan mata pencarian rakyat sehingga survival dan mampu bersaing, ujar Ali dokter ahli kekebalan tubuh alumni FK Unibraw dan FK UI‬ menambahkan.

‪Mendag RI Rahmat Gobel memasang target mampu merevitalisasi1000 pasar tradisonal di tahun 2015 dengan menyediakan anggaran sebesar Rp 670 milyar. Tentunya banyak terobosan dan langkah akrobatik yang akan dilakukan Bos Panasonic ini,  mengingat untuk merevitalisasi 408 pasar tradisional dan 53 pasar percontohan saja dalam kurun waktu tiga tahun (2011-2013) pemerintah keluarkan  anggaran Rp 1,9 triliun.  

‪”APKLI akan full support langkah yang dilakukan Mendag Rahmat Gobel sepanjang tidak sekedar retorika belaka. Tentunya tetap mengawal dengan super ketat janji Rahmat Gobel melakukan revitalisasi 1000 pasar trasisional pada tahun 2015,” kata Ali sambil menghisap sebatang rokok kreteknya. 

‪Asal bukan untuk kendurian, tepat sasaran, dan nyata adanya bahwa 1000 pasar tradisional menjadi vital kembali dan mampu bersaing, maka APKLI akan pasang badan dan mendukung sepenuhnya kebijakan Mendag RI Rahmat Gobel karena membangkitkan kembali ruh ekonomi dan mata pebcarian rakyat Indonesia.  Namun sebaliknya, APKLI akan terus mengkritisi bahkan lakukan perlawanan jika hanya retorika belaka, lebih-lebih hanya reduplikasi sebagai ajang kendurian anggaran revitalisasi pasar tradisional. 

“Untuk itu, APKLI sangat bergarap Mendag RI Rahmat Gobel berani melakukan reformasi total birokrasi di Kemendag RI. Jika tidak, maka apa yang ditargetkan hanyalah utopia belaka,”  pungkas Ali yang juga Ketua Umum Pergerakan Merah Putih – PMP Indonesia‬. (IB/Bahaudin Marcopolo)

You may also like...

0 thoughts on “Keberadaan Pasar Tradisional Wajid dilestarikan”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<