Jokowi Terus dikritik

735600_04483301102014_jokowi

JAKARTA, inibangsaku.com – Rentetan kritik terus diarahkan kepada Presiden Joko Widodo. Dua hal yang menjadi pemicunya adalah Kebijakan Presiden Jokowi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan pengangkatan Jaksa Agung dengan latar belakang politisi.

Menanggapi hal itu, pengamat politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengatakan, setidaknya ada 4 tekanan yang dihadapi Jokowi saat ini.

“Yaitu, idealisme dia, partai pengusung dirinya, partai koalisi dan koalisi pengusung JK,” ujar dia ketika dihubungi media ini, Jakarta, Sabtu (21/11).

Tekanan- tekanan ini, kata Hendri, lalu diterjemahkan Jokowi dengan berbagi kekuasaan dengan membagi-bagikan kursi yang ada sebagai upaya untuk menyenangkan semua pihak.

“Terkait Kejagung, ini adalah buah kedekatan Surya Paloh (SP) dengan Jokowi. Di beberapa kesempatan terlihat Jokowi memperlihatkan kenyamanannya dekat dengan SP,” kata dia.

Terlepas dari pro-kontra subsidi BBM, lanjut Hendri, memang harus dinaikkan. Hanya saja, kata dia, komunikasi politik tidak bagus saat mengumumkannya.
Secara politis timing Jokowi mengumumkan BBM sangat tepat karena kesediaan Relawan dan pendukung masih tinggi,

“Bila 5 tahun ke depan Jokowi gagal menunjukkan independensi maka jelas terus-terus Jokowi akan terbelenggu,” tutupnya. (IB/Bahaudin Marcopolo)

Tags

You may also like...

0 thoughts on “Jokowi Terus dikritik”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<