Jokowi Tercengkeram Parpol?

ray

JAKARTA, inibangsaku.com – Pemikir politik dan sosial Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti menilai kebijakan presiden Joko Widodo mengangkat HM. Prasetyo sebagai Jaksa Agung tidak transparan dan mengabaikan aspirasi masyarakat.

Betapa tidak, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut secara mengejutkan langsung melantik politisi Partai NasDem sebagai pucuk pimpinan Korps Adyaksa pada Kamis (20/11).

“Pribadi HM Prasetyo bukanlah figur menonjol di lingkungan kejaksaan. Masa baktinya sebagai Jampidum (Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum-red) misalnya tak menorehkan prestasi apapun. Tak ada kasus besar diungkap,” kata Ray di Jakarta

Penggiat demokrasi yang tergabung dalam Gerakan Dekrit Rakyat menabahkan Lebih dari itu, pemikirannya tentang reformasi kejaksaan juga tak terdengar sama sekali.

Tentu hal ini seperti menyepelekan semangat Jokowi sendiri yang ingin menegakan pemerintahan yang jauh dari tekanan dan kepentingan parpol.

“Alih-alih melakukan hal itu, Jokowi terlihat, hari demi hari, makin dalam masuk ke cengkeraman parpol. Situasi ini tentu tak akan terjadi jika Jokowi sendiri mampu menahan diri, dan selalu membentengi dirinya dengan semangat awal keinginannya menjadi presiden,” tambah Ray menegaskan.

Bukan hanya itu Jokowi sendiri seperti membuka dirinya untuk diintervensi. Itulah yang terlihat dari pembentukan kabinet, dan sekarang merambat ke Kejaksaan Agung.

Ray juga menambahkan di era Reformasi ini ada tiga lembaga yang masih jauh dari harapan pembenahan reformasi. Selain birokrasi dan kepolisian, institusi kejaksaan juga jauh dari sentuhan reformasi.

“Dan bayangan akan buramnya pembenahan kejaksaan makin kuat dengan pemilihan Prasetyo sebagai Jaksa Agung,” demikian Ray. (IB/Bahaudin Marcopolo)

Tags

You may also like...

0 thoughts on “Jokowi Tercengkeram Parpol?”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<