Jokowi Diharapkan Jadi Pendamai Konflik TNI – Polri

joko

JAKARTA, inibangsaku.com – Konflik berdarah antara TNI-Polri hingga kini terus terjadi. Salah satu insiden paling mutakhir adalah baku-tembak antara Personel TNI Batalion 143 Tuah Sakti dengan Satuan Barigade Mobil (Brimob) Kepualauan Riau baru-baru ini. Dalam insiden tersebut, satu orang prajurit TNI atas nama Prajurit Kepala (Praka) J.K. Marpaung tewas tertembak.

Menanggapi hal tersebut politisi Partai NasDem amat berharap kepada presiden Joko Widodo untuk segera menuntaskan perselisihan mendalam antara TNI-Polri. Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan menyambangi kedua korps tersebut.

Peristiwa tersebut, menjadi batu ujian Presiden Joko Widodo untuk menyelesaikan hingga tuntas.

“Cobalah blusukan itu. Coba Jokowi datangi asrama tentara, dia bicara dengan tentara dan polisi. Sekali-kali datangi ke tentara dan polisi supaya tahu persoalan di benak TNI dan polisi ini. Saya belum pernah liat Jokowi blusukan kesana. Cobalah dipakai resep blusukan ini,” kata Martin di Jakarta, Jumat (21/11).

Menurut Martin, permasalahan di tubuh TNI-Polri seharusnya dapat diselesaikan pada era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Pak SBY, sebagai jenderal, 10 tahun lalu harusnya bisa menyelesaikan,” kata Martin.

Menurut Martin kalau tidak ditangani dengan benar hingga ke akar permasalahanya kejadian serupa bakal terulang terus menerus. Bahkan, eskalasinya bisa meluas dan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.

“Karena itu, Jokowi sebagai presiden baru. Bila perlu menyelidikinya sendiri,” demikian Martin. (IB/Bahaudin Marcopolo)

Tags

You may also like...

0 thoughts on “Jokowi Diharapkan Jadi Pendamai Konflik TNI – Polri”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<