Jadi Tersangka, Novel Baswedan :Ini Adalah Resiko Pemberantasan Korupsi

novrl

Jakarta, Inibangsaku.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan menyatakan siap jika dijadikan tersangka oleh pihak kepolisian. Hal tersebut diutarakannya sebagai bentuk resiko pemberantasan korupsi.

“Dari awal saya sadar bahwa untuk menegakan kebenaran pasti dimusuhi dan diserang seperti kriminalisasi macam begini, saya punya keyakinan untuk tak takut dengan cara-cara kriminalisasi model begini,” ujar Novel.

Jumat nanti Novel dipanggil Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian  untuk diperiksa dengan status sebgai tersangka, Dia belum melihat surat pemanggilan dirinya karena sedang berada diluar kota.

Novel sempat menjadi penyidik utama kasus korupsi Kepala Korlantas Polri IrJen Djoko Susilo. Tidak sedikit yang memprediksi penetapan tersangka itu sebagai serangan balik Polisi karena saat itu KPK baru saja menetapkan Djoko sebagai tersangka.

Hubungan KPK dan Polri juga sempat memanas. Kasus ini dihentikan sementara setelah Presiden SBY melerai perseteruan KPK-Polri saat itu.

Kasus yang dituduhkan kepada Novel terjadi pada tahun 2004. Novel disangka menganiaya seorang pencuri sarang burung wallet hingga tewas. Hasil investigasi KPK menemukan bahwa pencuri tersebut tewas setelah dihajar anggota Polres Bengkulu. Dan Novel pun membantah terlibat dalam penganiayaan itu.

(sumber:Angga inibangsaku.com)

You may also like...

0 thoughts on “Jadi Tersangka, Novel Baswedan :Ini Adalah Resiko Pemberantasan Korupsi”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<