IPI: Wacana Interpelasi Semakin Menguat

dil-pengamat-politik-Karyono-Wibowo

JAKARTA, inibangsaku.com – Pemikir politik Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo berpendapat wacana penggunaan hak interpelasi terhadap presiden Joko Widodo pasca menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) semakin menguat.

“Yang jelas wacana hak interpelasi semakin santer terdengar. Apakah hak interpelasi akan terus berjalan dan sampai pada hak angket? Semua itu tergantung pada dinamika parlemen,” kata Karyono dalam sebuah diskusi publik bertajuk ‘Kenaikan BBM: Obat atau Racun’ di Gedung Joeang, Jakarta, Senin (24/11).

Penggiat demokrasi yang juga mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) menambahkan sebagai rezim pemerintahan baru Joko Widodo-Jusuf Kalla harus diberikan kesempatan bekerja merealisasikan janji-janji manisnya selama kampanye pemilu presiden (pilpres) 2014 lalu.

“Kita kasih kesempatan dulu buat realisasi janji-janjinya. Kita kasih deadline satu semester buat hal itu. Dan kalau ternyata gagal dan tidak sesuai ya akan terus kita kritisi,” tambah Karyono menegaskan.

Sekedar kilas balik Sejumlah anggota Fraksi di DPR mengumpulkan tandatangan untuk melakukan hak interpelasi terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena kebijakan menaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Menurut Sekretaris Fraksi Golkar Bambang Susatyo, bila dihitung berdasarkan suara di tiap fraksi, ada 325 orang anggota yang akan membubuhkan tandatangan dukungan ini. Fraksi yang dimaksud adalah Golkar, PKS, PAN, Gerindra dan tambahan dari Demokrat.

“Kalau semua tandatangan plus Demokrat ada 325 orang, sekarang (Demokrat) sedang dikonsolidasikan,” ujar Bambang dalam konfrensi pers di DPR, Jakarta, Senin (24/11). (IB/Bahaudin Marcopolo)

Tags

You may also like...

0 thoughts on “IPI: Wacana Interpelasi Semakin Menguat”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<