Intip kisah Pierre Coffin, sutradara Minions berdarah Indonesia

coffin

Inibangsaku.com – Siapa yang tidak tahu Minions? Sosok kecil berwarna kuning ini memiliki sangat banyak penggemar di seluruh dunia. Bahkan ketiga filmnya, yaitu Despicable Me 1, Despicable Me 2, dan Minions mengundang banyak penikmat film di berbagai negara.

Ya, karakter Minions memang sangat kuat dan menggemaskan. Namun, tahukah Anda bahwa sutradara animasi keren ini adalah keturunan Indonesia?

Dia adalah Pierre Louis Padang Coffin atau yang biasa disebut Pierre Coffin. Laki-laki yang lahir pada tanggal 16 Maret 1967 ini adalah sutradara keturunan setengah Perancis, setengah Indonesia.

Pierre Coffin memang lahir di Perancis. Namun Dia memiliki ibu seorang penulis di Indonesia bernama Nurhayati Srihardini Siti Nukatin dan ayahnya seorang diplomat Perancis bernama Yves Coffin.

Masa kecil Pierre dihabiskan untuk bepergian di negara-negara Asia. Keluarganya dahulu tinggal di Kamboja dan Jepang, sebelum menetap di pinggiran kota Paris pada tahun 1970. Laki-laki ini, tumbuh dengan kebiasaan kreatif, seperti membaca, menggambar, dan mendengarkan musik.

Ya, ayah Pierre Coffin memang tidak membolehkan Dia menonton TV sejak kecil. Yves Coffin mengatakan bahwa menonton TV terlalu pasif dan tidak memicu anak untuk berpikir. Sehingga, Pierre kecil melampiaskan dengan banyak menggambar, banyak membaca buku cerita. Hal ini sepertinya yang memicu kreativitas dalam diri Pierre.

Bakat kreatif Pierre Coffin sendiri, di mulai sejak Dia dilatih di sekolah animasi di Paris, dan mulai bekerja pada eksekutif produksi film A Dinosaur’s Story. Kemudian, Dia bekerja sebagai animator freelence di CGI studio Perancis, dan akhirnya menjadi pengawas animasi.

Sedangkan Karir sutradara Pierre Coffin, pertama menggebrak industri hiburan dengan animasi bernama Pings pada tahun 1997. Sejak saat itu, Dia mulai berkolaborasi dan membuat banyak iklan. Pada tahun 2010, Pierre Coffin dengan Chris Renaud membuat animasi Despicable Me untuk umum, hingga 2 film Minions lainnya pada tahun 2013 dan 2015.

Walaupun telah lama tinggal di luar Indonesia, sutradara ini tidak begitu saja melupakan tanah air ibunya. Terbukti, Dia telah mencampurkan bahasa Indonesia ke dalam bahasa para minions. Bahkan, di filmnya yang ketiga, Minions benar-benar mengucapkan kata ‘terima kasih’ di akhir film.

You may also like...

0 thoughts on “Intip kisah Pierre Coffin, sutradara Minions berdarah Indonesia”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<