Indonesia Sudah Ada 4700 SM

Para arkelog, melalui disiplin ilmunya percaya bahwa peradaban Indonesia sudah maju sejak tahun 4.700 sebelum masehi. Penelitian bencana purba yang dilakukan oleh Tim Katastrofi Purba, menemukan kunci rahasia peradaban kuno Indonesia yang terpendam.

Koordinator tim sekaligus, Staf Khusus Kepresidenan bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Andi Arief mengatakan, berdasarkan hasil penelitian di Banda Aceh, Batujaya, dan Trowulan, terlihat adanya keterkaitan antara sejarah peradaban dan bencana alam.

“Apabila masyarakat tahu tentang bencana masa lalu yang pernah menghancurkan negerinya seperti kejadian tsunami Aceh pada Abad ke-14 dan 15 maka tidak akan terjadi banyak korban seperti (tsunami) pada tahun 2004 yang banyak disebabkan oleh ketidaktahuan ini,” kata Andi Arief yang dikutip dalam VIVAnews.com, Senin (13/02/2012), dalam sarasehan “Mengungkap Tabir Peradaban dan Bencana Katastropik Purba di Nusantara untuk Memperkuat Karakter dan Ketahanan Nasional”.

Menurut laporan DR. Danny Hilman dan DR. Andang Bachtiar yang dikutip oleh Andi Arief, terkuak adanya kearifan purba, terkait antisipasi bencana akibat guncangan gempa. Misalnya, yang terlihat pada situs Gunung Padang.

“Adanya hamparan pasir di kedalaman 3-5 meter di bawah situs bagian atas, boleh jadi merupakan warisan kearifan masa lalu dalam mengantisipasi bencana akibat guncangan gempa,” jelas Andi.

Andi menambahkan, bahwa situs sejarah yang dianggap banyak arkeologi sudah selesai –seperti Trowulan— ternyata  masih menyimpan banyak misteri sejarah yang terpendam di bawahnya. “Hal itu hanya dapat terkuak oleh metoda arkeo-geologi,” lanjutnya.

Gunung Padang

Banyak situs yang terlihat menyembul beberapa meter di permukaan tanah, dan hanya dikuak oleh para ahli arkeologi sedalam 1-2 meter saja. Namun ternyata menyimpan tubuh bangunan sampai kedalaman 15 meter bahkan lebih. Yang mungkin menyimpan misteri sejarah peradaban kuno yang berlapis-lapis.

Kembali ke Gunung Padang, Andi mengatakan, situs itu tidak sesederhana yang diketahui orang kebanyakan, tak sekedar tumpukan batu purba zaman Megalitikum. “Tapi sangat luar biasa. Di bawah situs yang terlihat di puncak bukit ternyata ada struktur bangunan. Paling tidak, sampai kedalaman 20 meter dari puncak seperti yang terlihat dari geolistrik dan georadar dan sudah diverifikasi oleh data pemboran,” kata Andi.

Dari data geolistrik, diduga kuat bahwa struktur bangunan ini sampai memenuhi seluruh bukit. Konon menurut penelitian bisa jadi tingginya mencapai 100 meter.

Andi menyebutkan bahwa hasil penelitian sementara Gunung Padang, peradaban Indonesia pada masa 4.700 sebelum masehi sudah demikian tinggi. “Ini adalah bukti nyata yang pertamakalinya ditemukan di Indonesia. Hal ini diharapkan menjadi pionir untuk menguak masa prasejarah Indonesia yang selalu diasumsikan primitif itu oleh banyak orang termasuk para ahli arkeologi.”

Temuan di Gunung Padang juga sejalan dengan hasil riset ahli genetika, Stephen Oppenheimer. Menyebutkan bahwa Indonesia sudah sejak 10 ribu tahun lalu, merupakan pusat teknologi pertanian, peternakan, dan pelayaran untuk wilayah Asia-Pasifik, dan bahkan dunia.

Selain Gunung Padang, tim juga menemukan anomali di Gunung Sadahurip atau Gunung Putri. Bahwa apa yang nampak sebagai gunung atau bukit alami sejatinya diduga sebagai bangunan buatan manusia. “Ada kesamaan karakter dan geometri dari struktur resistiviti Gunung Sadahurip dan Gunung Padang. Selain banyak fenomena unik di Sadahurip yang sukar untuk dijelaskan oleh proses dan bentukan geologi,” kata Andi lagi.

Hasil geolistrik superstring menunjukan, ada kesamaaan pola struktur umum antara Sadahurip dan Gunung Padang, bagian atasnya ‘bertopi merah”, di bawahnya si biru yang di alasi oleh cawan merah. “Oleh karena itu penelitian di sadahurip perlu dilanjutkan ke pengeboran untuk memperoleh hasil yang baik,” kata Andi Arief.


Sumber: Kompasiana.com

 

Tags

You may also like...

0 thoughts on “Indonesia Sudah Ada 4700 SM”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<