Hubungan Pancasila, Bung Karno, Marylin Monroe dan Hollywood

dian Sejarah 1,665 views 0 0
bung karno n MM

inibangsaku.com – Ternyata, jika ditelisik, ada hubungan antara Pancasila, Bung Karno, Marylin Monroe dan Hollywood. Hubungannya ‘pun unik. Setidaknya, ada dua hal yang menjadikan ketiganya berkaitan.
Pertama, di era Presiden Soekarno, 1 Juni selalu diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. Itu adalah hari sakral dan bersejarah. Namun, ada yang berbeda dan unik pada 1 Juni 1956. Kebetulan di hari itu, Bung Karno sedang berada di sebuah hotel Hollywood. Maka, ia memutuskan untuk mengundang aktris legendaris, Marylin Monroe, untuk sebuah makan malam di Hotel Beverly Hills, Hollywood. Hadir di antaranya juga Gregory Peck, George Murphy dan Ronald Reagan yang 25 tahun kemudian menjadi Presiden Amerika Serikat (AS). Ia memutuskan untuk merayakan Hari Lahir Pancasila di sana. Mungkin, ini juga bagian dari diplomasi ala Bung Karno agar kekuatan dan nilai-nilai Pancasila terasa hingga Negeri Paman Sam.
Namun, ada sesuatu yang unik pula dalam acara makan malam tersebut. Konon, Marilyn saat itu salah menyapa Bung Karno. Ia menyapa Bung Karno bukan dengan “Mr President” atau “Your Excellency”, tetapi dengan “Prince Soekarno”.
Kedua, hubungan lain antara Bung Karno dan Hollywood adalah mengenai judul pidato 17 Agustus 1964 milik Bung Karno: “Tahun Vivere Perilocoso” (Tahun yang Penuh Bahaya). Ternyata, judul pidato yang memang moumental itu dijadikan judul sebuah film Hollywood: The Year of Living Dangerously. Film itu memang menceritakan pegalaman seorang wartawan asing di Indonesia pada 1960-an. Pada 1984, film yang dibintangi Mel Gibson itu mendapat Oscar untuk kategori film asing.

You may also like...

0 thoughts on “Hubungan Pancasila, Bung Karno, Marylin Monroe dan Hollywood”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<