Harga Sembako Perlahan Merangkak Naik

sembako

JAKARTA, inibangsaku.com – Kenaikan harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) perlahan terus merangkak. Pasca kebijakan presiden Joko Widodo yang menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), sejumlah kebutuhan bahan pokok masyarakat mulai mengalami kenaikan harganya.

Irfangi Suroso (58) seorang pedagang warung sembako di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan menceritakan kenaikkan sembako seiring dengan naiknya harga BBM.

Pria yang akrab disapa Pakde Roso menambahkan saat ini harga minyak curah per jerigen (16 Kg) yang dahulu berkisar Rp 237 ribu kini sudah mencapai kisaran Rp 259 ribu. Kemudian harga satu peti telur (13 kg) yang semula Rp 205 ribu kini sudah berada pada kisaran Rp 237 ribu.

“Sudah pada naik semua,” katanya singkat sambil menghela nafas panjang di warungnya di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (20/11).

Ditambahkan olehnya persoalan lain yang juga menjadi masalah adalah ketersediaan pasokan tabung gas elpiji ukuran 3 KG. Ia mengaku sudah hampir tiga hari lebih tidak mendapatkan jatah elpiji 3kg dari agen gas, namun hingga kini tidak kunjung ada.

“Harga tabung gas elpiji 3 kg sekarang saya sudah jual Rp 19.000. Dari sana kita ambil Rp 18 000,” katanya sambil menghisap sebatang rokok kretek buatan dalam negeri.

Bukan hanya itu, Suroso juga mengeluhkan pasokan kebutuhan bahan pokok yang kini mulai sulit di dapat. Sebut saja, Gula, Tepung Terigu, garam dan Mie instan.

“Agak sulit didapat sekarang,” katanya sambil mengelaurkan barang belanjaan dari tas di samping kanan dan kiri motornya.

Sekedar kilas balik presiden Joko Widodo secara resmi menerapkan kebijakan menaikan harga BBM. Harga premium yang sebelumnya perliter sebesar Rp 6.500 kini menjadi Rp 8.500. Kemudian harga Solar yang sebelumnya sebesar Rp 5.500 perliter kini menjadi Rp 7.500. (IB/Bahaudin Marcopolo)

Tags

You may also like...

0 thoughts on “Harga Sembako Perlahan Merangkak Naik”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<