Ekspedisi Jatinegara-Condet Perlu Waktu Tiga Hari

COLLECTIE_TROPENMUSEUM_De_electrificatie_van_de_Staatsspoor-_en_Tramwegen_(SS_en_T)_bij_het_spoorwegstation_te_Meester_Cornelis_in_Batavia_TMnr_10014015

JAKARTA, inibangsaku.com – Setiap tempat di Jakarta selalu mempunyai kisah menarik untuk dikupas. Tidak terkadang sebuah tempat di Jakarta mempunyai kisah sejarah masa lampau yang begitu mengasyikan untuk diketahui, salah satunya adalah kawasan Cijantung.

Begitu mendengar nama Cijantung ingatan kita tentu langsung tertuju kepada satuan elit tentara Tentara Nasional Indonesia (TNI) Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Satuan baret mareh tersebut bermarkas di Cijantung, Jakarta Timur.

Rachmat Ruchiat dalam bukunya berjudul ‘Asal-Usul Nama Tempat di Jakarta’ mengisahkan bahwa perjalanan darat dari Jatinegara ke Cijantung dahulu kala membutuhkan waktu selama tiga hari bertutur-turut.

Anda tentu akan bertanya, mengapa butuh waktu lama untuk menjangkau kawasan Cijantung kala itu?

Ada banyak jawaban atas pertanyaan diatas. Salah satu alasan yang kerap dikemukakan adalah lebatnya hutan belantara antara Jatinegara dan Cijantung, sehingga membutuhkan waktu panjang untuk membuka jalan dan tiba di kawasan Cijantung.

Selain alasan kondisi alam, alasan lain yan juga kerap mengemuka adalah kawasan Cijantung tempat bermukimnya sisa-sisa laskar kerajaan Mataram yang sebelumnya sebanyak dua kali menyerbu Batavia pada tahun 1628 dan 1629. Bukan hanya itu prajurit Kerajaan Banten juga mengunakan jalur darat ditepian sungai Ciliwung untuk membuat teror kepada penjajah kala itu.

Untuk memastikan berita tersebut, pemerintah kolonial Belanda membuat ekspedisi yang dipimpin oleh Kapten Frederik H. Muller. Dalam eksepedisi yan dimulai pada 4 November 1657, Muller didampingi 14 serdadu berkulit putih, 15 orang dan 10 orang penduduk pribumi.

Setelah tiga hari perjalanan menyusuri tepi Ciliwung, mereka baru tiba di Cijantung. Dan begitu tiba disana ternyata kawasan tersebut telah diuni oleh 12 penduduk pribumi yang dipimpin oleh Prajawangsa. (IB/Bahaudin Marcopolo)

Tags

You may also like...

0 thoughts on “Ekspedisi Jatinegara-Condet Perlu Waktu Tiga Hari”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<