DPR Tandingan, Tak Adanya Komunikasi

sidang-dpr1

JAKARTA, inibangsaku.com – Analis politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai terbentuknya DPR RI tandingan yang dimotori Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dipicu dari tidak berjalannya komunikasi baik antara kedua kubu.

“Komunikasi politik tidak luwes alias mandek, jadi berbagai strategi enggak berjalan baik,” ujar Satrio dibilangan Cikini, baru-baru ini.

Lebih lanjut Hendri menambahkan, rencana kubu Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang ngebet untuk membentuk ketua DPR tandingan,  dinilai oleh Satrio tak ubahnya merupakan sifat “ambek” yang dikeluarkan oleh koalisi pendukung Jokowi.

“Mereka (KIH), bukan mau bikin DPR tandingan tapi DPR ambekan. Mereka ngambek karena enggak dapat kue dari DPR itu,” ujar Satrio.

Karena wacananya hanya sebatas pada ngambek semata, Satrio menilai kalau penyelesaiannya hanya masalah waktu saja. Dan itu diharapkan dirinya tidak berjalan berlarut-larut.

“Kalau ngambek bisanya menunggu waktu aja dan jika dirayu biasanya ngambeknya akan selesai,” tandas Satrio.

Sekedar kilas balik KIH membuat pemimpin DPR tandingan setelah tidak puas dengan Koalisi Merah Putih (KMP). Tidak hanya menguasai pemimpin DPR dan MPR, tapi KMP juga menyapu bersih Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dan pemimpin komisi.

Sebagai bentuk perlawanan, KIH telah menggelar rapat paripurna dan menetapkan ketua dan wakil ketua sementara DPR. Posisi ketua dipercayakan kepada Ida Fauziah dari Fraksi PKB. (IB/Bahaudin Marcopolo)

Tags

You may also like...

0 thoughts on “DPR Tandingan, Tak Adanya Komunikasi”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<