Buruh Sate Dibebaskan

jokowi1

JAKARTA, inibangsaku.com – Setelah dihujani kritik dari masyarakat sipil akhirnya Mabes Polri membebaskan Muhammad Arsyad (MA), buruh sate yang menghina presiden Joko Widodo.

Melalui kuasa hukumnya, Irfan Fahmi mengatakan bahwa aparat kepolisian Bareskrim Mabs Polri telah mengabulkan penangguhan penahanan terhadap MA.

“Tadi pagi sekitar jam 06.30 WIB, Arsyad sudah diantar pihak kepolisian ke rumahnya,” ujar Irfan Fahmi di Jakarta, Senin (3/11).

Pemuda 24 tahun lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi tersangka dugaan penghinaan terhadap Joko Widodo (Jokowi) dan pornografi tersebut kini berkmumpul kembali dengan keluarganya di daerah Ciracas, Jakarta Timur.

Irfan mengapresiasi keputusan penyidik Bareskrim Polri yang mengabulkan permohonan penangguhan penahanan kliennya itu. “Kami berharap, ini kejadian yang pertama dan terakhir di negara ini,” ujarnya.

Sedangkan Arsyad mengaku menyesal telah menyebarkan foto Jokowi hasil rekayasa, yakni menempelkan wajah Jokowi dan Megawati Soekarnoputri dalam gambar adegan porno.

“Untuk Bapak Jokowi, saya minta maaf atas keakukan saya yang telah memposting gambar tersebut, saya sangat menyesal sekali. Saya kapok dan ini yang terakhir yang saya lakukan,” ucapnya.

Sementara Mursidah, ibunda Arsyad kembali meminta maaf kepada Presiden Jokowi atas tindakan melanggar hukum yang telah dilakukan putra yang menjadi tulang punggung keluarga itu.

“Atas nama keluarga, banyak-banyak berterima kasih telah memulangkan anak saya ke rumah. Mohon maaf seluruh rakyat Indonesia, maafkan lah anak saya,” kata Mursidah. (IB/Bahaudin Marcopolo)

Tags

You may also like...

0 thoughts on “Buruh Sate Dibebaskan”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<