Brimob Berseragam Loreng dikritik

Brimob_Loreng_2

JAKARTA, inibangsaku.com – Meski reformasi sudah berlangsung selama 15 tahun lebih, jajaran Polri masih terlalu senang dan asyik dengan atribut berbau militer. Salah satunya adalah penggunaan seragam Barigade Mobil (Brimob) Polri yang loreng dan berbau militer.

Indonesia Police Watch (IPW) menilai, penggunaan seragam loreng Brimob adalah sebuah gambaran dari kemunduran reformasi dalam tubuh Polri. Penggunaan seragam militer dalam jajaran Brimob menjadi gambaran bahwa masih sulitnya jiwa militeriskik lepas dari tubuh Polri.

“Hal inilah yang membuat Polri sulit berubah menjadi polisi sipil professional,” kata Neta di Jakarta baru-baru ini.

Lebih lanjut Neta menjelaskan penggunaan seragam dan atribut militer dalam tubuh Brimob akan membuat kerancuan mana polisi dan mana tentara, terlebih dikawasan pedesaan. Karena itu, seragam loreng yang dikenakan oleh Brimob akan membuat korps Militer, Khususnya Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD).

Jika Brimob masih bersikukuh menggunakan seragam loreng bergaya militer sebaiknya Presiden Joko WIdodo segera memerintahkan Kementrian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) untuk melibatkan TNI dalam mengawasi Polri.

“Sehingga TNI bisa melakukan control ketat penyalahgunaan atribut militer yang dilakukan oknum brimob,” demikian Neta. (IB/Bahaudin Marcopolo)

Tags

You may also like...

0 thoughts on “Brimob Berseragam Loreng dikritik”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<