Boni Hargens: Jangan Paksakan Kehendak

boni-hargens1

JAKARTA, inibangsaku.com – Juru Bicara Relawan Joko Widodo, Boni Hargens meminta Aburizal Bakrie tidak memaksakan kehendak untuk kembali memimpin Partai Golkar.

“Untuk mencegah itu terjadi, Ical harus bersikap bijaksana. Rencana percepatan munas dibatalkan dan ical tidak boleh memaksakan kehendaknya tanpa mengikuti kaidah demokrasi di tubuh partai,” kata Boni di Jakarta, Rabu (26/11).

Rencana Munas ke IX Partai Golkar di Bali pada tanggal 30 November hingga 3 Desember 2014 memang dilarang oleh Menko Polhuk Tedjo Edhi Purdjianto. Alasan Tedjo melarang pelaksanaan pemilihan pucuk pimpinan Golkar dipicu dinamika partai politik tertua di tanah air yang semakin memanas.

Larangan Menteri Tedjo tersebut juga diamini oleh Boni Hargens. Boni sejalan dengan pemikiran Tedjo jika Munas dilaksanakan di pulau Dewata dan berpotensi terjadinya chaos maka hal tersebut akan berimbas pada penurunan kunjungan pariwisata ke pulau Bali.

“Kalau Munas dipaksakan berlangsung cepat, lalu terjadi kerusuhan di Bali, iklim pariwisata kita niscaya terganggu. Negara akan dirugikan lebih besar daripada keuntungan yang barangkali Ical akan dapat,” tambah Boni menegaskan.

Boni yang juga pemikir politik Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) menambahkan
Golkar bukan anak perusahaan GrupBakrie meskipun selama ini hal tersebut terjadi. Untuk membangun partai modern yang demokratis, watak feodal harus dihilangkan.

“Biarkan perubahan terjadi dengan memberi ruang lahirnya pemimpin yang baru dan berwawasan kebangsaan.
Sudah saatnya golkar dibenahi paradigma dan manajemennya supaya bisa menjadi pilar penting pembangunan demokrasi bangsa,” demikian Boni. (IB/Bahaudin Marcopolo)

Tags

You may also like...

0 thoughts on “Boni Hargens: Jangan Paksakan Kehendak”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<