Begini Tanggapan Kepsek SMA Negeri 3 Setelah Dicap “Keluyuran”

sman3

Jakarta, Inibangsaku.com – Pada saat penyelenggaraan ujian nasional (UN) hari kedua beberapa waktu lalu, Kepala SMA Negeri 3 Setiabudi, Jakarta Selatan, Retno Listyarti disebut tidak berada di sekolah. Retno malah mengikuti wawancara dengan sebuah stasiun televisi di SMA lain. Akibatnya, ia ramai diberitakan pergi “keluyuran” di tengah penyelenggaraan UN.

Retno pun bercerita mengenai kegiatan yang terjadi pada hari itu. Pada Selasa  lalu atau tepat hari kedua UN  dini hari, ia dan stafnya pergi ke SMAN 70 untuk mengambil soal UN.

Retno mengaku, sekitar pukul 06.15, ia memenuhi undangan sebuah stasiun televisi untuk wawancara. Selain ia hendak menemui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengenai kebocoran soal UN di Jakarta.

“Saya mau bertemu Pak Anies langsung, kami kan ada buka posko, dan ada temuan mengenai bocornya soal UN di Google. Soalnya (Kemendikbud) bilang hanya di Aceh dan Jogja, tetapi kan ternyata Jakarta juga,” terang Retno.

Namun, ia tak berhasil bertemu Menteri Anies. Ia pun akhirnya melakukan wawancara dengan stasiun televisi yang mengundangnya tersebut selama sekitar 10 menit.

Ia pun sudah membuat perjanjian dengan pihak stasiun televisi agar mereka dapat mengantarnya kembali ke sekolah. “Setelah itu, saya tiba pukul 07.26. ujiannya mulai pukul 07.30, tetapi pengawasnya itu memang harus masuk pukul 07.10,” ujar Retno.

Ia membantah jika disebut keluyuran. Sebab, ia merasa tidak meninggalkan tugasnya. Ia  menyebutkan, pengawasan UN juga sudah dilakukan oleh pengawas dari sekolah lain. “Saya datang ke situ, bukan saya meninggalkan tugas saya. Saya ada perjuangan lain untuk anak bangsa ini,” pungkas Retno.

(sumber:Angga inibangsaku.com)

You may also like...

0 thoughts on “Begini Tanggapan Kepsek SMA Negeri 3 Setelah Dicap “Keluyuran””

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<