Alasan Ahok Mengenai Banjir Di Depan Istana Dinilai Tak Tepat

dpnistana

Jakarta, Inibangsaku.com – Alasan yang dilontarkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama terkait Istana Negara yang terkena banjir dinilai tidak tepat oleh Pengamat Tata Kota Nirwono Yoga.

Dia menjelaskan bahwa pompa air yang terdapat di Pluit sifatnya untuk memompa air ketika curah hujan sedang tinggi. Saat ini, dia beralasan bahwa curah hujan belum menyebabkan waduk Pluit meluap. “Jadi alasan pompa listrik yang mati itu tidak masuk akal,” ujarnya, Kamis (12/2/2015)

Dia menjelaskan bahwa curah hujan saat ini berkisar 220 milimeter perjam. Hal ini masih bisa disebut normal. Kecuali jika di atas itu, barulah bisa dikatakan curah hujan cukup deras. Untuk saat ini faktor penyebab Istana bisa banjir adalah drainase di Jakarta yang tidak ideal.

Total drainase yang terdapat di Jakarta hanya berfungsi sepertiga dari total keseluruhan. Perincian daya tampung sekitar 60 sampai 70 milimeter curah hujan perjam. Padahal menurutnya air butuh wadah penampung.” Jadi kalau mau tak banjir, drainase yang ada harus ditambah dan diperbaiki,” terangnya.

Tahun ini Banjir yang menggenangi Jakarta sifatnya merata. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

(sumber: Angga inibangsaku.com)

You may also like...

0 thoughts on “Alasan Ahok Mengenai Banjir Di Depan Istana Dinilai Tak Tepat”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<