8 Tuntutan Buruh

ksbsi

JAKARTA, inibangsaku.com – Selain mengancam akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran para buruh yang tergabung dalam organisasi Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) juga mengajukan delapan tunttutan menjelang diberlakukannya Upah Minimum Provinsi (UMP) pada tahun 2015.

Melalui keterangan pers kepada redaksi, Minggu (2/11). Presiden KSBSI Mudhofir menjelaskan bahwa rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada awal November mendatang atau paling lambat pada Januari 2015 akan berdampak pada meningkatnya laju inflasi. Terutama kebutuhan hidup pokok akan beranjak naik.

“Otomatis sangat berpengaruh terhadap daya beli buruh yang berimbas pada jauhnya cita-cita hidup layak bagi buruh,” kata Mudhofir.

Selain itu, Mudhofir juga menyampaikan delapan poin tuntutan KSBSI untuk menyikapi menjelang pemberlakuan UMP tahun 2015.
Pertama, Kenaikan Upah Minimum Provinsi DKI sebesar Rp. 3.200.000,- Kedua, Cabut Kepmen No. 231 tahun 2003 tentang tata cara penangguhan pembayaran upah. Ketiga, Cabut Permenaker No. 7 Tahun 2013 tentang upah minimum. Keempat, Cabut Permenaker No. 19 Tahun 2012 tentang outsourching. Kelima, Hapus outsourcing ditubuh BUMN. Keenam, Ratifikasi konvensi ILO No. 189 tentang kerja layak pekerja rumah tangga. Ketujuh, Menolak KHL Dewan Pengupahan DKI Terakhir, Cabut Pergub DKI No. 42 tahun 2007 tentang penangguhan UMP DKI. (IB/Bahaudin Marcopolo)

Tags

You may also like...

0 thoughts on “8 Tuntutan Buruh”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<