29 Penyelenggara Pemilu Direhabilitasi

jimly1

JAKARTA, inibangsaku.com – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) merehabilitasi 29 penyelenggara pemilu. Mereka dipulihkan nama baiknya lantaran tidak terbukti melakukan pelanggaran kode etik.

Penyelenggara Pemilu yang mendapat rehabilitasi adalah dua anggota KPU Kabupaten Purwakarta (Deni Ahmad Haidar, Ade Nurdin), ketua dan empat anggota KPU Kabupaten Belitung Provinsi Bangka Belitung (Soni Kurniawan, Yudi Arianto, Rezeki Aris Munandar, Agus Sumardi dan Muliadi),
satu anggota KPU Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan (Annahir), ketua, empat anggota dan seorang staf sekretariat KPU Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah (Moh. Saleh, Ilyas, Nawir B Pagessa, As’ad Mardjudo, Tazkir Suleman, Muhammad Yahya).

Selain itu, Penyelenggara Pemilu yang direhabilitasi yaitu Ketua dan dua anggota Panwaslu Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat (Sabni, Seno Hartono dan Theodorus Lanting), ketua dan empat anggota. KPU serta dua anggota Panwas Seram Bagian Barat (Jafar Patty, Syarif Hehanussa, Silehu Ahmad, Zefnath Laturumakina, James Sahusilawane, Oktavianus F Tehusijarana, Abdul Haris Kaliky) serta ketua dan empat anggota KPU Binjai Sumatera Utara (Herry Dani, Chaisol Andrio, Labayk Simanjorang, Rafli Subakti dan Zulfan Efendi).

DKPP juga menjatuhkan sanksi berupa peringatan kepada satu anggota KPU Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat (Maman Suparman), anggota KPU Purwakarta Provinsi Jawa Barat (Ramlan Maulana), ketua dan empat anggota KPU Lubuk Linggau Provinsi Sumatera Selatan (Efriadi Suhendri, Lukman Hakim, Efrizal, Debi Aryanto dan F Gatot Widjayanto), dua anggota KPU Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara (Muhammad Rizwan dan Badrun. Sedangkan kepada H Muhammad Sofian, Edi Susilo dan Anda Radiansyah masing-masing sebagai ketua dan anggota KPU Serdang Bedagai, DKPP menjatuhkan sanksi berupa peringatan keras.

“Total jumlah Teradu sebanyak 44 orang dari 10 Putusan, penyelenggara Pemilu yang tidak terbukti melanggar sebanyak 29 orang atau 65,91 persen. Sedangkan Teradu yang terbukti melanggar sebanyak 15 orang atau 34,09 persen,” kata Jimly Asshiddiqie dalam keterangan resmi DKPP kepada redaksi, Selasa (25/11).

Pada saat bersamaan, majelis membacakan empat ketetapan. Yaitu terkait PPK Kab. Donggala Provinsi Sulawesi Tengah, Panwaslu Seram Bagian Barat, PP Humaual, PPS Desa Luhu Provinsi Maluku, PPK Pemulutan Selatan, PPK Pemulutan Barat dan PPK Pemulutan Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan serta PPK Cikaung Subang.

Selaku ketua majelis Jimly Asshiddiqie dan anggota majelis Ida Budhiati, Nelson Simanjuntak, Saut H Sirait dan Anna Erliyana, Valina Singka Subekti. (IB/Bahaudin Marcopolo)

Tags

You may also like...

0 thoughts on “29 Penyelenggara Pemilu Direhabilitasi”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<