10 Kementrian buat Nota Kesepahaman dengan KPK

KPK_3

JAKARTA, inibangsaku.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengaku bukan perkara mudah untuk memberantas tindak pidana korupsi.

Abraham berharap pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla pro aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Sebagai langkah awal atas hal tersebut adalah kerjasama antara KPK dengan 34 Kementrian di kabinet kerja Jokowi-Kalla.

“Sudah hampir sepuluh kementrian. Kita berharap semua kementerian bisa melakukan kerjasama fakta integritas, untuk berperang dengan korupsi,” ujar Abraham di gedung Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), dibilangan Jenderal Sudirman, Jumat (14/11).

‪Pria asal Makassar, Sulawesi Selatan ini menambahakan, untuk mempersempit ruang korupsi, maka selain sistem yang dibuat harus baik, dirinya juga telah meninggalkan cara konvensional untuk pemberantasan korupsi.

‪”Memberantas korupsi sudah sulit dengan cara konvensional, tetapi harus dengan cara pendekatan yang represif dan sekaligus dengan tindakan,” ujarnya.

‪Karena jika tidak represif dalam melakukan pemberantasan korupsi, lanjut Samad, korupsi khususnya di wilayah kementerian akan terus terjadi.

‪”Kalau pendekatan represif semata, korupsi pasti akan terulang kembali, salahsatunya dikementerian agama, dimana pengawasan dan tindakan perlu dilakukan,” demikian Samad (IB/Bahaudin Marcopolo

Tags

You may also like...

0 thoughts on “10 Kementrian buat Nota Kesepahaman dengan KPK”

Leave a Reply

Bangsaku TV

FACEBOOK INIBANGSAKU

TWITTER INIBANGSAKU

<